Kamis, 29 Januari 2015

Ke bidan lagi



Karena beberapa hari ini saya merasakan kontraksi-kontraksi yang menurut saya masih belum terasa sakit sekali dan saya anggap itu kontraksi palsu, saya mencari informasi ke bidan. Jadi hari ini saya pergi ke bidan desa lagi. Sekalian juga saya ajak tante karena beberapa hari ini mengeluh sering lemas dan pusing untuk periksa. Walhasil kita bertiga ke bidan desa (polindes) dengan Akhdan yang selalu berkata “Ko Akhdan kesel nek mlaku, bunda!” (Nanti kaki Akhdan capek kalau jalan kaki, bunda) Akhirnya saya dan tante jalan kaki dan Akhdan naik sepeda.

 Bunda ketinggalan karena jalannya seperti keong - ;-)

Wah...lama gak jalan kaki sejauh itu. Sepanjang perjalanan rasanya mau pipis ajah. Dan Akhdan sempat menoleh ke belakang karena saya tertinggal jauh “Bunda, cepat nanti ketinggalan lho” Hahahaha saya hanya bisa tertawa mringis. Haduh jalan saya seperti siput.

Ketemu bidan saya sampaikan semua keluhan saya, dan jawabannya seperti yang saya duga, itu wajar, normal kok bu, gak apa, haaaaaa teruuuuuus gimana??? Dapat juga saran dari bidan untuk lebih banyak jalan kaki tiap pagi. Iya sih saya jalan pagi tapi cepet banget, dan itu cuma didepan rumah, takut kalau jauh-jauh ntar gak bisa pulang karena kecapekan.  InsyaAllah mulai besok pagi saya akan niatkan untuk jalan pagi...demi kesehatan kita ya dedek.

Dan lagi....shocked!!! Sabtu berat saya masih 53kg dan hari kamis ini udah diangka 54,5kg. Saya tidak mendengarkan nasihat dokter jadi begini deh. Dan sepertinya ada sedikit kekhawatiran yang saya tangkap dari bu bidan. Dia menyarankan saya untuk mengontrol makanan. Tidak boleh seperti ini lagi. Haduh buu...sepertinya yang minta maem itu si dedek, saya ingin dedek sehat, apalagi sekarang sering hujan. Hujan, makan jadi enak banget, jadi sering lapar juga. Wah terbayang bubur candil lagi nih. Yang manis dan masih panas....lumer dimulut, waaaaaaaaaaaaaaaa gak tahan!!!!

Haduuuuuh gimana niiiiiiiiiiiiiiih, saya sulit sekali mengontrol makan saya!!!!!
Kayaknya ini karma!!! Saya sering meminta suami untuk diet...maaaaf my hubby, ternyata suliiiiiiiiiiiiiiiiiiiit – tears tears

Tidak ada komentar: