Senin, 16 April 2012

Akhdan belajar melalui tanah

Kalo ditetah tujuan utama langkah Akhdan adalah keluar rumah. Tau gak kenapa? Disamping luar rumah lebih terang, ada kebiasaan baru yang Akhdan suka, yaitu merasakan dinginnya tanah ditelapak kakinya. Iya Akhdan sekarang senang sekali telanjang kaki berjalan ditanah. Mungkin dingin dan kasatnya tanah adalah sensasi baru yang menarik perhatiannya.

Apalagi kalo ada ayam atau kucing lewat, mau gak mau yang netah harus ikut mengejarnya. Akhdan seneng banget
lihat ayam-ayam kecil. Pas kebetulan tetangga punya ayam kecil yang baru netas. Denger suaya piyek-piyek Akhdan langsung saja coba kejar itu ayam. Sampai-sampai karena sang betina terusik pernah mau mengejarnya balik. Untung tidak terjadi apa-apa sama Akhdan. Yang jagapun jadi harus lebih waspada lagi.

Halaman di depan rumah memang agak luas. Banyak sekali anak-anak kecil yang main disana di sore hari. Mulai dari main sepakbola sampai yang main tanah. Karena Akhdan belum bisa jalan sendiri. Kalau main sepakbola harus digendong. Kenapa ikut main sepakbola? Dari kejauhan terlihat sekali antusiasme Akhdan untuk bergabung bersama teman-temannya yang lebih besar. Jika ada temannya yang menendang bola, kaki-kaki mungil Akhdan ikut bergerak lincah. Jika diperhatikan Akhdan ingin sekali ikut merasakan semangat teman-temannya yang bermain bola. Oleh karena itu ayahnya menggendong Akhdan di depan, ayah dan Akhdan ikut bergabung bermain bola. Sontak saja permainan jadi tambah ramai. Suara tawa Akhdan renyah sekali mengikuti permainan itu

Selesai bermain sepakbola karena teman-temannya satu persatu pulang kerumah masing-masing. Akhdan bermain tanah. Bisa dilihat dari foto-foto ini bagaimana Akhdan menikmati sensasi barunya. Mulai dari merangkak ditanah sampai guling-guling ditanah. Sementara bunda bolehkan aktivitas ini. Sambil bunda kenalkan bahwa tanah gak boleh dimakan.

Memang Akhdan masih suka memasukkan benda asing dimulutnya, jadi kita harus bisa lebih mengajarkan bahwa itu tidak baik. Kalau dia mulai memasukkan sesuatu kedalam mulutnya dan itu tidak baik, dengan cara kita geleng-geleng, Akhdan tau kalau itu tidak boleh. Contohnya ketika dia main ditanah dan mulai coba masukkan batu kedalam mulutnya, lihat bundanya geleng-geleng dia ikutan geleng-geleng sambil ngomong sesuatu yang kurang jelas, tapi kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia mungkin maksudnya, kenapa tidak boleh bunda? sambil matanya menatap kearah saya. Kalau sudah seperti itu rasanya gemas sekali, pengen cium kening Akhdan. Anak saya sedang belajar sesuatu...

Main tanah boleh, tapi tetap harus diawasi ya smart parents. Siapa tau anak memasukkan sesuatu kedalam mulutnya dan itu kotor serta banyak kumannya. Bisa-bisa membuat anak jadi sakit. Tapi sekali-kali anak main tanah tidak apa-apa, itu menurut saya. Sehabis main tanah Akhdan selalu saya mandikan sebersih mungkin. Kotor-kotoran sambil belajar.

Tetep belajar putraku..


Tidak ada komentar: